<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2338">
<titleInfo>
<title>kuat lentur sambungan tipe groove and tonngue joint dengan kayu kamper (Dryobalanops lanceolata) menggunakan dua tumpuan beban terhadap konstruksi lunas kapal kayu</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dr. Ir. A. Basuki Widodo, M.Sc.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Peter Lemba Kerans</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Surabaya</placeTerm></place>
<publisher>Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah</publisher>
<dateIssued>2018</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xvii, 101 p. : ill. ; 29 cm.</extent>
</physicalDescription>
<note>Kapal  merupakan  sarana  transportasi  laut  yang  sangat  penting  bagi  kelangsungan  hidup masyarakat pesisir khususnya di wilayah Indonesia. Mengingat kelangsungan hidup di jaman modern  seperti  sekarang  ini  maka  kayu  akan  sangat  sulit  diperoleh  jika  dalam  pembuatan kapal menggunkan  kayu  yang sangat panjang, maka  dalam pembangunan  kapal diperlukan cara  seefisiensi.  Penggunaan  kayu  kamper  dengan  nama  ilmiah  (Dryobalanops  lanceolata) merupakan  satu  alternatif  material  untuk  pembuatan  konstruksi  lunas  kapal.  Alasan menggunakan kayu tersebut dikarenakan  termasuk kayu dengan Kelas Awet II, III dan Kelas Kuat  II,  I.  Dalam  penelitian  ini  dilakukan  uji  kekuatan  lentur  di  Laboratorium  Mekanika Kayu  dan  Pusat  Penelitian,  Pengembangan  Keteknikan  Kehutanan  dan  Pengolahan  Hasil Hutan Bogor  dengan menggunakan perekat  (resorcinol formaldehyde)  dan kombinasi pasak dan  perekat  pada  kayu  kamper  untuk  konstruksi  kapal  berdasarkan  standar  ASTM  D143 (American  Standard  for  Testing  and  Material). Dimana pasak  yang digunakan terbuat dari Bambu Petung (Dendrocalamus asper) dengan diameter sebesar 10 mm. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kekuatan lentur terbaik pada sambungan lunas kapal menggunakan dua tumpuan beban, serta sambungan manakah yang paling baik untuk lunas kapal. Berdasarkan  hasil  pengujian  yang  dilakukan  di  Laboratorium  Mekanika  Kayu  dan  Pusat Penelitian, Pengembangan Keteknikan Kehutanan dan Pengolahan Hasil Hutan Bogor.  Nilai rata-rata  MOE  terbaik  dari  satu  sambungan  adalah  spesimen  dengan  posisi  sejajar  sebesar 59.864  kg/cm2 sedangkan  rata-rata  nilai  MOR  terbaik  pada  posisi  sejajar  sebesar  503.552 kg/cm2 dan  nilai  rata-rata  MOE  terbaik  dari  dua  sambungan  adalah  posisi  sejajar  sebesar 72.552 kg/cm2 sedangkan nilai rata-rata MOR paling baik adalah posisi sejajar dengan hasil sebesar  562.115  kg/cm2 .  Untuk   nilai  defleksi  tertinggi  pada  spesimen  2.T.2.3  dengan pembebanan interval 250 kgf dan nilai defleksi sebesar 11,02 cm. Hasil pengujiaan  Analisys of  Variance  (ANOVA)  bahwa  pengujian  mempengaruhi  perbedaan  setiap  sambungan  dan terjadi perubahan.</note>
<subject authority=""><topic>MOR</topic></subject>
<subject authority=""><topic>MOE</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Kapal Kayu</topic></subject>
<subject authority=""><topic>lunas  kapal</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Sambungan  lidah  dan  alur</topic></subject>
<subject authority=""><topic>kekuatan  lentur</topic></subject>
<subject authority=""><topic>defleksi</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan Lantai 2 - Gedung Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Jalan Arief Rachman Hakim No. 150, Sukolilo, Surabaya</physicalLocation>
<shelfLocator>621.18.14 Pet k</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">S0200832018</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan-UHT</sublocation>
<shelfLocator>621.18.14 Pet k</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>2338</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-09-05 10:30:38</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-09-05 10:31:15</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>